Maafkan kalo judulnya berbahasa inggris dan kemudian ternyata teks isinya secara keseluruhan berbahasa Indonesia.
Tulisan ini sepenuhnya terinspirasi dari blog seorang teman yang juga membuat snap-shot perjalanannya pulang ke daerah “darek”, karena saya belum menemukan blog yang membuat snap-shot perjalanan ke arah pesisir, maka saya berinisiatif membuatnya, mudah-mudahan ini dapat sedikit membantu pekerjaan bapak-bapak yang mengurus promosi ke-pariwisata-an pesisir selatan. Atau jika anda berencana melakukan perjalanan ke pesisir selatan, maka kira2 seperti inilah pemandangan yang bisa anda lihat.
[Tulisan ini adalah tulisan yang tertunda tjoekoep lama (6 month may b), dan semakin lama lagi setelah saya mengalami kecelakaan, beberapa foto di sini sudah pernah di posting di akun Facebook saya, jadi mungkin ada diantara anda yang sudah pernah melihatnya, peringatan lainnya adalah, saya tidak berpretensi untuk membuat foto-foto indah, foto-foto ini murni mengikuti kemauan udel saya
].
Baiklah, kita mulai dengan topografi, pesisir selatan adalah sebuah kabupaten di sumatera barat yang memanjang sepanjang pantai barat sumatera, dari ujung ke ujung kabupaten ini mempunyai panjang hampir 700 km, dulu sewaktu masih di jogja, saya suka mem-promosikan/mendeskripsikan daerah ini kepada teman2 saya; seperti rio de janeiro, jalan yang hampir selalu bersisian dengan bibir pantai yang putih, can u imagine it ? believe me, it’s awesome, thanks God !
http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Lokasi_Sumatera_Barat_Kabupaten_Pesisir_Selatan.svg
Foto-foto ini dibuat di sepanjang jalan dari Kota Padang menuju – Lakitan (140 km), by my self..dengan cara yang kurang lazim-pengambilan foto dilakukan dari atas motor yang sedang jalan-dont ever try this-it’s stupid careless act (hey, please don’t ask me, what for is it ?)
ini adalah view teluk bayur dari kejauhan, di tikungan penurunan bukit lampu ato nama yang lebih administratif penurunan mercusuar sungai beremas. Coordinates: 1°1’7″S 100°23’23″E
melewati jalan ini pada jam 7 pagi atau lebih pagi lagi akan sangat menarik, karena kiri-kanan jalan sering ditutupi low smog, sesuatu yang berbeda dengan kabut daerah dataran tinggi, just fell it.
jalan ini adalah satu-satunya jalan Padang-Bengkulu yang paling singkat rutenya tetapi jika sudah musim hujan longsor selalu mengintai, foto ini diambil sekitar bulan oktober, musim hujan. Coordinates: 1°4’57″S 100°27’33″E
view foto ini tidak jelas, mungkin karena metode pengambilan gambar, tapi view dari tempat ini bagus jika dilihat/difoto dari ‘gardu pandang’ yang disediakan. Coordinates: 1°18’39″S 100°31’34″E
Teluk Panasahan Painan, teluk berbakau yang tenang, secara ekologi saya yakin teluk ini masih sangat bagus, sayang sekali semuanya tumbuh secara -terlalu-alami, tanpa perawatan.

Tiga foto ini adalah view dari Teluk Tampuruang, juga sebuah teluk yang tenang, berbeda dengan tetangganya(Teluk Panasahan), teluk ini tidak berbakau, tetapi berpasir sempit yang selalu bersisian dengan jalan. Coordinates: 1°22’15″S 100°34’20″E
Teluk ini mirip Teluk Panasahan Painan, tapi lebih luas, teluk berbakau yang luas.
Muara Pasar Gompong, atau sering juga disebut TPI jam 6 pagi, kapal yang melaut malam telat pulang, mestinya jam segini sudah rame sandar di TPI (bangunan di sebelah kanan gambar)
Prosesi penutup, mencuci motor sendiri…


















