Jika sampai di penghujung tahun, apa yang biasa anda pikirkan ?
boleh jadi sama dengan saia, evaluasi tahun ini dan resolusi untuk tahun depan, lalu apa saja yang harus di-evaluasi ? dan resolusi macam apa yang akan dibuat ? apakah evaluasi dan resolusi saling berhubungan ?
ah..sudahlah, kelian pikir sendiri, timbang sendiri, ukur sendiri.. ![]()
saia tidak bermaksud membahas itu, maksud saia, saia tidak berminat..
saia sebenarnya ingin membahas pasangan2 kata, yang hampir mirip dengan judul tulisan ini, maksud saia; orang sering ‘mempertarungkan’ kata-kata yang berseberangan, kemudian meminta orang memilih, seolah2 memang hanya itu-lah pilihan yang mungkin ada/tersedia..
orang2 terjebak dalam simulasi2 yang aneh, dikotomis..
hmmm..paragraf di atas masih berbau pengantar ya, baeklah, mari saia per-terang, apa yang sering menjadi contoh dari ‘simulasi2 yang aneh’ itu; misalnya orang sering disuruh memilih cinta atau kejujuran; kaya atau bahagia; good-looking atau cerdas; en so on, en so on…
seolah pasangan2 kata tersebut memang sudah ditakdirkan untuk incompatible.
lalu apa..?
ada penerbitan mingguan membahas sebuah penelitian ttg kecerdasan anak yang orang tua-nya bekerja dibanding dengan anak yang orang tua-nya di rumah saja, secara serampangan diambil kesimpulan bahwa orang tua yang bekerja meski punya waktu yang relatif sedikit, tapi memiliki waktu yang berkualitas, sementara orang tua yang di rumah saja sebaliknya.
ini adalah salah satu contoh penerapan logika dikotomi yang keliru, yang mempertarungkan 2 kata, waktu berlimpah ruah versus waktu berkualitas, sungguh sebuah logika yang sesat.
jadi wad dat ayam propos adalah sebuah logika yang komplementer, untuk contoh kasus pada paragraf di atas misalnya, kenapa tidak menambahkan option tambahan; waktu berlimpah yang berkualitas..?
nah kalo diusulkan kek gini, biasanya ada aja orang yang mengunci pikirannya bahwa pilihan yang ke-tiga ini tidak mungkin ada, c’mon..tidak ada yang tidak mungkin, pilihan2 dalam hidup itu bercabang tak berhingga, bukan pilihan seperti soal Benar-Salah seperti di SD.
jadi cari dan pilihlah yang jujur dan penuh cinta; yang kaya dan membahagiakan; yang good-looking sekaligus cerdas; yang gegap gempita tapi tetap humble; simple dalam tatanan yang sophisticated; etc..
lalu bagian mana resolusi-nya ? ![]()
*Wow..nomor postingan ini tjantik, postingan ke-100






