Setelah terbang sebentar, sekedar ‘memanaskan mesin’, maka sepasang burung itu pun hinggap di ujung dahan sebuah pohon yang landai di tepi pantai, karena kebetulan akar pohon tersebut memang tidak berada pada tanah yang kuat.
Dari bawah, terlihat seekor kura-kura, mungkin anak kura-kura, karena masih terlihat canggung dengan tas punggungnya.
Kura-kura itu sedang berusaha kembali memanjat pokok kayu yang landai itu, ini adalah kali ke-sekian-nya dia memanjat pohon ini, mumpung masih pagi, dan dia juga merasa masih muda, tidak ada salahnya giat berlatih, begitu pikirnya.
Akhirnya Kura-kura berhasil merayap perlahan di pohon itu, perlahan tapi pasti akhirnya sampai juga dia ke bagian ujung pohon yang paling pas untuk melompat, sebelum melompat -yang entah ke berapa kalinya ini- dia masih sempat tersenyum menghibur diri, pernah suatu hari dia dengar sepasang manusia bercerita tentang lompat-melompat, dan yang -Si Anak Kura-kura- ingat adalah.., you jump, i jump.., manusia2 muda yang aneh…
Kemudian kura-kura itu kembali melompat, kali ini sambil tersenyum, dan berharap kali ini, kepakan kaki-kakinya yang terasa berbeda ini bisa membuatnya terbang.
Akan tetapi, seperti sebelumnya, dia kembali terjun seperti batu,.. gedebug.. auwww…, ya, kura-kura itu kembali jatuh lurus ke pasir yang ada di bawahnya. Kemudian dia kembali dengan susah payah membalikkan tubuhnya, karena cangkangnya, tas pungungnya ini terasa semakin lama semakin berat, mungkin dia sudah capek.
Kembali ke pangkal pokok kayu, kembali bersusah payah menaikinya, kembali merayap pelan-pelan… dan kembali mencoba2 mengingat cerita lucu apalagi yang bisa membuatnya tersenyum sambil melompat…., beringsut-ingsut…
Sementara dari ujung dahan, sepasang burung tadi terus memperhatikan kura-kura itu, naluri ke-ibu-an burung betina akhirnya memaksanya untuk bicara kepada burung jantan, “Dad, tidak-kah sudah seharusnya sekarang ‘Nak Kura-kura itu kita beritau, bahwa dia anak adopsi?”







What an interesting story…
Tidakkah sebaiknya sepasang burung tadi membawa Nak Kura-kura terbang…….dan kemudian menjatuhkannya ke tengah-tengah samudera?
>>>mak burung terlanjur sayang…
Salam, @mangkutakalam, buliah di add FB nyo
silahkan sanak, dengan senang hati..