Kalo dirimoe semoea soeka ataw pernah membaca buku-buku tentang postmo, maka kamu akan menemukan bahwa bahasa adalah bagian yang sangat penting dalam hubungan manusia dalam segala matra, bahasa menjadi petanda dan penanda penting, tapi sudah dirimoe yakin seberapa cermat dirimoe berbahasa ?
Ataw mencoba belajar dari cara berbahasa orang laen…coba amati…pilihan kata, dalam hubungannya dengan waktu dan suasana, sekarang generasi semakin cerdas secara kognitif ataw logika, tapi tidak ada jaminan bahwa kecerdasan kognitif itu berbanding lurus dengan kecerdasan berbahasa secara utuh, karena ada banyak sekali orang logika bahasanya sangat bagus tapi kehilangan rasa dalam bahasanya, tidak ada sensitifitas pilihan kata, tidak ada empati…
Jadi, selamat belajar berbahasa yang baik dan benar, dan ber-empati…
Sebenarnya posting ini dipicu oleh pidato makan malam Bu Hillary pada jamuan makan malamnya di Gedung Arsip, …dan jangan khawatir seperti biasa tulisan saya emang sering tidak nyambung antara prolog sama isinya…, saia tertarik untuk membahas beberapa poin pembicaraannya dalam sudut pandang yang terbuka sekali,
Setelah sedikit bercanda-jarak jauh dengan kameramen, maka poin serius pertamanya adalah tentang demokrasi, bahwa dalam demokrasi menang kalah itu adalah hal yang biasa, seperti yang dialaminya sendiri…
Maka makna bagian ini dapat dilihat sebagai usaha curhatnya, ini adalah sebuah hembusan nafas panjang dari harapan besarnya, menjadi presiden wanita pertama of usa (usa, huruf kecil !), sedangkan pada sudut pandang yang lain adalah inilah bentuk arogansi bangsa amerika, suka mengajari dengan bahasa yang sangat menggurui…padahal sejak jaman kerajaan2 pra-Endonesa, sudah ada istilah mufakat…jadi penyelesaian perbedaan pendapat dalam sejarah Endonesa adalah sejarah yang sebenarnya sudah lebih tua dari umur George Washington, cuma tingginya intensitas kekacauan pilkada akhir2 ini, masalahnya sederhana saja, penyebabnya adalah makin meningkatnya kebodohan-rata2 rakyat Endonesa.
Terutama yang menyangkut kecerdasan emosional.
Poin yang lain yang disinggung Bu Hillary yang menarik juga adalah, bahwa Endonesa adalah salah satu contoh terbaik untuk bentuk blending terbaik dari Islam-Peranan Wanita-dan Demokrasi, dia bilang kalo ada yang mo liat praktek terbaik 3 hal tersebut di atas datanglah ke Endonesa, bahkan masih ditambahkan dengan kalimat, bahwa Endonesa adalah negara yang diharapkan dapat berperan banyak dalam menjembatani ke-salahpaham-an antara dunia Islam dengan dunia Barat.
Artinya apa ? inilah gombal terbesar, bualan besar yang menina bobok-kan, betapa tidak, bukankah tindakan affirmative action 30% wanita di parlemen, sudah gugur oleh sistem suara terbanyak (bagaimanapun juga caleg perempuan punya lebih banyak keterbatasan dalam menjalankan kampanye untuk Sistem Suara Terbanyak ini).
Lalu gombal lainnya adalah ttg peran Endonesa menjembatani kesalahpahaman tsb, memang Endonesa adalah negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia, tapi bukan negara muslim yang berpengaruh karena level ekonomi-nya yang cupu, yang meng-ekspor TKI-PRT ke Arab…
Jadi Bu Hillary sebenarnya sedang menggombal, sekaligus menghina, menghina ketidakmampuan bangsa besar ini.
Dan terakhir, sebagai ciri khas pemerintahan demokrat, isu lingkungan selalu masuk agenda penting…maka Bu Hillary pun membawa dua agenda penting yang berat sebelah, pertama pelajaran tentang menjaga hutannya (bukan cerobong2 asap mega-industri mereka) dan yang kedua, tentu saja agenda transfer teknologi energi yang hanya akan menciptakan ketergantungan baru…padahal sejak tahun ke-2 pemerintahannya YBS-KJ sudah mencanangkan minyak jarak dan bio-fuel, yang sayangnya tidak serius di tindak-lanjuti (malah tergiur yg instan dan bombastis – blue energy yg penuh kepalsuan itu)…
terima kasih dan selamat bertugas ibu yang cerdas dan pintar (-menggombal) !
[draf ini sudah ditulis sejak 19 02 09, tapi baru selesai 23 02 09 sambil mendengarkan Abdul&The Coffe Theory dan Chris Cornell]







enaknya sih koikot microsoft jalan terus..biasakan pake os open source..
hillary kesini mah cuma mau tau, presiden nyang cocok sapa..
>>>tepat sekali bos, saia malah melihatnya semacam restu, kalo hub. ini harus dilanjutkan dengan org yg sama, a.k.a restu untuk es be ye…
Terima kasih sudi nyinggah ke laman aku yang tidak seadanya.. akan ku sentiasa mengunjungi laman ini mengeratkan lagi silaturrahim kita….
>>>terimakasih kembali !
Amerika tuh cuma banyak omong… Cuma omong doang ga ada buktinya.
>>>hehehe…sabar mas ! kalem…wae…
Sayangnya Bu Hillary ngga mau gombal di acara Dahsyat!!
>>>hahaha…ide keren, bu hillary mestinya di undang ma Luna Maya ke Dahsyat, nyanyi lagu potong bebek angsa…biar termotivasi belajar memasak…
jadi harus hijau daun dan hindarkan rumah kaca bro ^^
>>hahaha…kira2 nyambung gak ya ma tulisan diatas…? thx 4 visiting.