Akhir2 ini tipi kita makin sering di jejali iklan par-Tai dan calon presiden, setiap jengkal tanah makin di penuhi bendera orang2 tidak dikenal yang ingin terkenal dengan cara yang sangat maksa, dan itu berarti hari pemilihan semakin dekat, lalu slogan yang paling populer adalah Par-Tai Anu menggunakan mekanisme suara terbanyak, pilihlah saya Jang Dipertoean Agoeng Abdoel Moein caleg no 26 dari Partai no 59, yaitu Partai XYZ.
“Suara terbanyak” itu-lah kata sakti demokrasi, tapi pernah-kah anda liat/renungkan benarkah suara terbanyak itu membawa kita ke-kebaikan yang di-impikan?
Pertama, liat-lah alam, belajar dari alam, mari kita liat lalat; dengan suara terbanyak mereka menjatuhkan pilihan pada bangkai, dan kotoran.
Kedua, atawa contoh laen, coba liat ada berapa ribu UU, Perda, dan yang sejenisnya, sebagai produk hasil olahan suara terbanyak oleh orang2 terhormat itoe…berapa banyak yang harus kembali di-ajukan ke Mahkamah Konstitusi, mengundang kericuhan, ato malah harus di batalkan sendiri oleh pemerintah pusat(khusus Perda).
Selamat ber-demokrasi lalat2Q.
*)peringatan pemerintah ! jangan pernah coba2 mengajak orang lain untuk golput, karena anda akan berhadapan dengan hukum.
**)peringatan MUI ! jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan untuk men-contreng, karena tidak men-contreng padahal punya hak mencontreng itu haram.
***)peringatan [dari] saia !, memilih itu adalah hak,……






