Waktu lahir, semua bayi normal pasti memperdengarkan dengan gagah berani tangisannya – tangisan karena ketakutan akan tugas setelah tanda tangan kontrak dengan Gusti Allah SWT kah? – gak ada yang begitu lahir malah tertawa terbahak-bahak seperti tokoh antagonis di ketoprak[asik kali yah kalo ada yang kek gini, nek aq berharap ma first nephew kek gene, mesti my siz+bro-in-law q marah, hehehe..i'm kiddin' Siz !].
Setelah tumbuh/besar, ketika sistem pendidikan Endonesa yang semakin meningkat ke-semrawut-an nya ini – ingat! jangan sedih, meningkat kok, bukannya kata meningkat itu positif? – menyatakan bahwa, MAAF ANDA TIDAK LULuS, malah ketawa-ketiwi…
Setelah tumbuh/tuwa, ketika sistem hukum Endonesa yang semakin meningkat ke-korup-an nya, menyatakan DENGAN INI ANDA DINYATAKAN TERBUKTI BERSALAH DAN DI VONIS BLAHBLAH…, malah melambaikan tangan ke wartawan dan ketawa-ketiwi…
Tidak-kah menyesal itu penting? untuk dipelajari dan diperbaiki di perjalanan berikutnya, ataw perjalanan ke depan itu terlalu gampang di tebak, jadi ngapain bersedih…semua bisa diatur kok.
[hajar bleh!]







ug gak marah si… tapi jadi khawatir kalau itu bisa terjadi.
>>>[di reply setelah abi brumur 4 bulan]
c’mon kiddo growth up soon, i’ll teach u, what does it means ‘Q’ in budo terms, by practicing uke-&-nage !
hai… kunjungan balik nih…
mau ngisi shoutbox tp ga ada.. hahaha.
iya, indonesia emank yahud. aku ngefans banget sama tim uber indonesia.
slama knal… mampir2 ya.. hahaha..
menangis,, semangat untuk maju
>>>tapi jangan jalan sambil nangis, ato nangis di jalan ya pak !